News

Ketua IJTI : Kecam Aksi Pengeroyokan Wartawan di depan Polda Sumsel

0
×

Ketua IJTI : Kecam Aksi Pengeroyokan Wartawan di depan Polda Sumsel

Sebarkan artikel ini

 

Palembang, sumselnetwork.silampari.com/— Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Mohammad David, menjenguk dua wartawan yang mengalami luka-luka setelah menjadi korban pengeroyokan dalam insiden bentrokan saat aksi demonstrasi di depan Mapolda Sumatera Selatan, Selasa (13/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama insan pers yang mengalami kekerasan ketika menjalankan tugas jurnalistik di lapangan. Kedua wartawan tersebut Mulyadi dari Pal TV dan Rahmad wartawan tribun Sumsel, sebelumnya dilaporkan menjadi korban saat meliput aksi demonstrasi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berujung ricuh.

Dalam insiden itu, bentrokan antara kelompok mahasiswa dan kelompok massa lainnya menyebabkan sejumlah orang terluka. Selain mahasiswa dan anggota kepolisian, dua wartawan yang tengah menjalankan tugas peliputan juga dilaporkan mengalami luka-luka.

Mohammad David, menegaskan dia selaku ketua IJTI Sumsel hadir untuk melihat langsung kondisi kedua wartawan sekaligus memberikan dukungan moral agar mereka segera pulih setelah kejadian tersebut.

“Peristiwa ini kembali menyoroti risiko yang dihadapi jurnalis saat meliput peristiwa di tengah situasi yang tidak kondusif. Padahal, wartawan menjalankan tugas untuk mengumpulkan informasi dan menyampaikan fakta kepada masyarakat sesuai undang undang,” katanya.

Dia menegaskan, Kekerasan terhadap jurnalis saat bertugas juga menjadi perhatian serius karena dapat menghambat kerja pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dan memenuhi hak publik atas informasi.

Insiden tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak agar peliputan aksi demonstrasi dapat berlangsung aman. Jurnalis harus diberikan ruang untuk bekerja secara profesional tanpa intimidasi maupun kekerasan.

“Saya juga mengimbau agar seluruh rekan rekan jurnalis yang meliput di lapangan agar selalu menggunakan atribut media. Jangan sampai insident yang menciderai seperti ini terjadi kembali,” tegasnya singkat.

Dalam waktu dekat, ketua IJTI dan organisasi wartawan lainnya seperti PWI Sumsel dan lainnya, akan melakukan rapat gabungan. Selanjutnya akan menindaklanjuti dengan melakukan audiensi dengan Kapolda Sumsel secara langsung.

“Kami minta sikap tegas Kapolda agar para pelaku pengeroyokan terhadap anggota jurnalis segera ditangkap,” tutupnya.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan akan mengevaluasi penanganan insiden bentrokan dan mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Seperti yang disampaikan Kapolda Sumsel sebelumnya, Irjenpol Rony Samtana. “Kami akan lakukan evaluasi secara menyeluruh dan mengungkap terang kasus ini dan menangkap para pelaku pengeroyokan yang terlibat,” tutupnya.(Zul)